ANGGARAN RUMAH TANGGA





ANGGARAN RUMAH TANGGA
YAYASAN CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA

BAB I
ATRIBUT

Pasal 1

1. Logo Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA adalah






2. Makna logo Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA
“C” Cahaya dilambangkan dengan Bulan Sabit
“I” Istiqomah dilambangkan dengan Pena
“INDONESIA” dilambangkan dengan buku Merah & Putih

Bulan Sabit berwarna Hijau :
Hijau bermakna keteduhan/kelembutan,yang bermakna Islami

Pena berwarna Kuning :
Kuning bermakna pendidikan/pembelajaran kita harus mendidik diri kita dan juga menyiapkan generasi di berikutnya

5 Garis Hijau pada Diamond keatas
Sebagai makna 5 Rukun Islam yang vertikal terhadap Allah SWT

Garis Hijau Tengah
Sebagai makna Istiqomah

Garis Hijau di bawah Pena di atas buku merah putih
Sebagai hubungan Horizontal terhadap masyarakat, lingkungan & negara

Garis-garis semua berwarna hijau
Kita harus melaksanakan semua kegiatan-kegiatan dengan beraqidah yang Islami.






3. Stempel Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA bergambar logo Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA dengan tinta stempel berwarna hijau.












BAB II
KEPENGURUSAN

Pasal 2

1. Pengurus Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Pengawas dan Pengurus harian


PROSEDUR PENETAPAN KEPENGURUSAN

Pasal 3
Syarat menjadi Pengurus
a. Muslim.
b. Menerima dan mentaati segala peraturan yang berlaku dalam Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA.
c. Mendapatkan persetujuan Dewan Pembina.


BAB III
STRUKTUR YAYASAN

Pasal 4
DEWAN PEMBINA

1. Dewan Pembina ditetapkan dalam musyawarah kerja pengurus Yayasan.
2. Dewan Pembina dikoordinir oleh seorang Ketua Dewan Pembina.
3. Dewan Pembina adalah Pemegang Kekuasaan tertinggi dalam Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA.
4. Segala peraturan dan ketentuan serta program kerja Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA harus sepengetahuan dan persetujuan Dewan Pembina.


Pasal 5
DEWAN PENGAWAS

1. Pengawas diangkat oleh Dewan Pembina yang ditetapkan melalui surat keputusan yayasan yang ditanda tangani oleh Ketua Dewan Pembina.

2. Dewan Pengawas dikoordinir oleh seorang Ketua Dewan Pengawas.

3. Dewan Pengawas bertugas mengawasi jalannya operasional yayasan, sesuai AD dan ART.

4. Dewan pengawas harus menegur pengurus harian apabila ada kebijakan operasional yang dijalankan tidak sesuai AD  dan ART yayasan harus berkoordinasi  dengan Dewan Pembina.

Pasal 6
PENGURUS HARIAN

1. Struktur pengurus harian terdiri atas :
a. Ketua
b. Sekretaris
c. Bendahara dan keuangan
d. Kepala Bidang

2. Ketua Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA diangkat oleh Dewan Pembina melalui surat keputusan.

3. Kepengurusan Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA dipimpin oleh seorang Ketua.

4. Ketua Yayasan menyusun struktur organisasi dan menjalankan visi misi sesuai Anggaran Dasar

5. Ketua dapat mengangkat dan memberhentikan pengurus dengan persetujuan Dewan Pengawas dan Dewan Pembina melalui surat keputusan.

6. Ketua Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA berhak menegur secara lisan maupun tertulis setiap pengurus apabila melakukan pelanggaran.


7. Sekretaris, Bendahara dan Keuangan, dan kepala Bidang bertanggungjawab kepada Ketua


BAB IV
MASA JABATAN

Pasal 7

1. Masa jabatan Pengurus Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA adalah 5 (lima) tahun dalam satu periode dan dapat dipilih kembali pada periode berikutnya.

2. Jika Ketua tidak dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya/berhalangan tetap maka ia digantikan oleh pengurus Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA yang dipilih melalui Musyawarah Luar Biasa atau ditentukan melalui Hak Preoregatif Dewan Pembina.


BAB V
KODE ETIK

Pasal 9

1. Setiap pengurus Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA harus senantiasa :
a. Menjaga nama baik  Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA.
b. Menjunjung tinggi hubungan persaudaraan sesama pengurus dengan penuh rasa kasih sayang, sesuai akhlak Islami.
c. Mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan, dalam  Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
d. Mengikuti dan menjalankan seluruh program Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA dengan penuh rasa tanggung jawab.


BAB VI
PEMBERHENTIAN DAN SANKSI PENGURUS

Pasal 10
PEMBERHENTIAN

1. Pengurus akan kehilangan hak kepengurusannya karena :
a. Meninggal dunia.
b. Permintaan sendiri.
c. Diberhentikan

Pasal 11
SANKSI PENGURUS

1. Setiap pengurus akan dikenakan sanksi, hukuman atau pidana yang berlaku, apabila melakukan pelanggaran atas segala ketentuan dan peraturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga


2. Sanksi atau hukuman yang dapat dijatuhkan kepada pengurus Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA adalah :
a. Teguran atau peringatan.
b. Diberhentikan sementara (Skorsing)
c. Pemecatan

3. Sanksi atau hukuman Hak Mutlak Dewan Pembina atas laporan temuan Dewan Pengawas.



BAB VII
MUSYAWARAH DAN  ATURAN MUSYAWARAH

Pasal 12
MUSYAWARAH

1. Musyawarah Besar :
Musyawarah yang dilakukan sekali dalam 1 (satu) periode sebagai wadah pemilihan, penyusunan & pelantikan pengurus baru Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA untuk periode berikutnya.

2. Musyawarah Luar Biasa :
Musyawarah yang diselenggarakan karena suatu hal luar biasa atau keadaan Yayasan dianggap darurat oleh Dewan Pembina.

3. Musyawarah Kerja :
Musyawarah yang didalamnya membahas program kerja Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun

4. Musyawarah Pengurus :
Musyawarah evaluasi kerja Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA yang dilakukan pada waktu – waktu tertentu dalam satu periode, yaitu :
a. Evaluasi tiga bulan.
b. Evaluasi enam bulan,
c. Evaluasi satu tahun

Pasal 13
ATURAN MUSYAWARAH

1. Peserta musyawarah adalah Dewan Pembina dan Pengurus Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA atau peserta yang diperlukan.

2. Musyawarah dipimpin oleh seorang ketua dibantu oleh sekretaris dan bendahara serta Pengurus Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA.

3. Musyawarah dianggap sah, bila diikuti oleh dua pertiga pengurus yayasan.

4. Hasil musyawarah dinyatakan sah jika Quorum terpenuhi atau setengah dari peserta musyawarah ditambah  satu.

5. Hasil musyawarah dilaporkan kepada Dewan Pembina dan dilaksanakan oleh pengurus Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA.


BAB VIII
PERBENDAHARAAN

Pasal 14

1. Perbendaharaan Yayasan adalah kuasa Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA atas rekomendasi Dewan Pembina.

2. Keuangan Yayasan CAHAYA ISTIQOMAH VILA BEKASI INDONESIA dipegang dan dikeluarkan oleh bendahara.

3. Setiap transaksi perbendaharaan harus mendapatkan persetujuan Ketua dan Dewan Pembina Yayasan.

4. Pembiayaan maksimal Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) cukup diketahui oleh Ketua, lebih dari Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) harus persetujuan dari Dewan Pembina.

5. Keuangan dan harta benda lainnya dapat di audit jika dianggap perlu.

6. Kondisi keuangan harus transparan kepada seluruh pengurus.

7. Pembukaan dan pencarian rekening Bank atas nama Yayasan dilakukan oleh dua orang Dewan Pembina dan Ketua Yayasan.


BAB IX
PENUTUP

Pasal 15

1. Hal – hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan diatur kemudian hari melalui musyawarah Pengurus Yayasan.



Ditetapkan di  Bekasi, 13 April 2014